Wednesday, February 2, 2011

Shape up your financial future seminar w/ @mrshananto powered by @Mommiesdaily

Just wanna share tweet-an @Mommiesdaily yg telah gw summary-kan about

Shape up your financial future Seminar w/ @mrshananto 
hashtag twitter #financiallyfit
powered by @Mommiesdaily

Cashflow yg sehat: 
30% cicilan utang. 
20-40 % (premi asuransi, rumah tangga,transportasi,
anak keluarga, pribadi, dll). 10-30% investasi.
Kalo mau ngatur keuangan, buka rekening khusus utk investasi. Auto debit minimal 10% masuk ke rekening itu.
 
Masih punya utang kartu kredit?
Nggak usah mikirin investasi. Lunasin aja CCnya. Bunga CC bs sampe 40% pertaun bunganya. Nggak make kalo sense investasi dgn return 25% pertaun tp punya utang kartu kredit dgn bunga 40% pertaun. Lagipula kalo msh ada utang di CC dan masih asik ngegesek artinya we're living the life we don't deserve.
Contoh: Keluarga muda, double income, liburan ke singapore, pake BB, belanja2 dll itu ga keren kalo msh ada utang CC & ga investasi *cateeeeettt*
Contoh Tujuan Investasi: Uang Pensiun, Dana Pendidikan Anak, Dana Pernikahan Anak dll.
 
UANG PENSIUN
Berarti..waktu produktif kita lbh sedikit drpd masa pensiun kita. Trus...uang pensiunnya dari mana? udah tau butuh berapa? Rata2 org pensiun umur 55 th & life expectancy 80 th. Kalo skrg umur 30 berarti ada waktu 25 thn utk ngumpulin dana pensiun

Skrg umur 30, pensiun umur 55 (hidup sampai 85 th). Biaya hidup skrg 5 jt/bln. Berarti butuh dana pensiun 14 Milyar. Gimana bisa dpt 14 M dlm 25 thn? Bisa kok kalo mampu nabung sebanyak 46 jt perbulan :D Nggak punya 46 jt perbulan utk ditabung? 
Satu2nya cara ya investasi! 

DANA PENDIDIKAN 
Kalo kita mau berikan yg terbaik utk anak berarti hrs sudah menyiapkan Dana Pendidikan. Masa cicilan TV perbulan lebih besar dari tabungan utk anak?
Contoh: Anak skrg 2 thn? Kalo uang pangkal SD skarang 15 jt berarti 2014 = 25 jt, smp = 77 jt, SMA = 133 jt. Misalnya uang kuliah skrg Rp 80 jt berarti di 2026 nanti, krn inflasi jadi Rp 650 jt. Dan itu baru 1 anak lho :D #DAAANNNGGG

Intinya Menabung saja tidak cukup!!. 
Akan kegerus inflasi & mungkin dibelanjain kita sendiri.

Ibu2 biasanya kalap dgn sesuatu yg dilabeli pendidikan. 
TaPend? ikut! AsPend? ikut! Pdhl angkanya ga mencapai tujuannya.
(indri said: bener banged, nyesel udah join Pr*dencial)

INVESTASI
Dgn investasi reksadana saham Rp 600,000 perbulan, asumsi return 25% pertaun, 
bisa lho mencapai 14M dlm 25 thn.
Itu baru 1 tujuan aja (dana pensiun). Tujuan lain ada dana pendidikan 
anak ke1, 2, dana beli rumah, dana haji, dana liburan dll.
Jadi sblm investasi. Tentukan dulu tujuannya & hitung dulu kebutuhannya berapa
di http://www.qmfinancial ada kalkulatornya. Kalo udah ada tujuan investasi kita akan mikir2 utk sabotase simpanan itu krn resikonya anak ga sekolah/ga ada dana pensiun.
Punya unitlink & asuransi macem2? @ReneCC pernah punya 16 asuransi & sama @mrshananto ditutup, hanya 3 yg dipertahanin Jd kalo skarang ada unitlink & asuransi, coba dihitung lg, liat polisnya, untung/ruginya. matching gak sama tujuannya? 

"It's not about how much money you earn, but how
much money you can save/invest every month"  

INVESTASI REKSADANA 
Sebaiknya beli produk RD untuk satu goal (1 tujuan = 1 RD).
RD = investasi kolektif. Uang kita & nasabah lain digabungin dan diputar oleh si manajer investasi (Schroder, PBS, Panin, etc). Dikelola kemana? Kalo RD saham ya 90%nya ke bbrp saham, misalnya Astra, Indofood dll. Ada yg ke obligasi, etc. Emangnya reksadana ga ada risikonya? Ada! but the risk of NOT investing is greater than investing! 
Reksadana utk Pemula baca: 

Tips-tips
  • Kalo tujuan jangka panjang sayang dimasukin ke reksadana campuran. Saham ajaaa. kalo pendidikannya utk jangka panjang, lbh dr 10 thn ke depan berarti masuk RD saham juga. masukin deposito kalo jumlah yang dituju sudah tercapai.
  • Reksadana = investasi kolektif, jadi lbh affordable. Mau langsung main saham? Butuh 50 jtan utk buka rek saham di sekuritas (Ralat dari Indri: Bahana cuman butuh 10jt).
  • Gmn beli reksadana? Gampang, tinggal ke bank yg memang resmi jd agen. Lbh bagus bank asing karena ada consolidated reportnya. 
  • Reksadananya yg mana? Sesuai tujuan. Ada reksadana pasar uang utk jangka pendek, ada reksadana saham utk jangka panjang
  • RD sahamnya yg mana? Minta prospectus listnya di bank, pelajari performancenya. Ga mau ribet? Jadi clientnya @mrshananto :D. @mrshananto gak akan rekomen produk unless dirimu jadi clientnya. Kalo tujuannya sesuai, go for it :) 
  • Reksadana bisa dicairkan kapan saja? Yupe! Bisa hari ini, besok, lusa atau minggu depan. Beli reksadana bisa dgn sistem auto invest/regular setiap bulan..bisa juga sesekali. Tp hitungan returnnya akan beda. Kalo penghasilan nggak tentu dan nggak berani reguler auto invest berarti kita sendiri yg transfer tiap bln. 
  • Kalo ada uang lbh beli RD boleh market timing. Tp reguler tetap.
  • Pertanyaannya bukan RD mana tp bank mana yg menydiakan auto invest. Commonwealth bisa.
Kenapa Investasi Unitlink itu Enggak Banget???
  • Unitlink = Asuransi + Investasi. Pdhl asuransinya nggak butuh2 bgt dan investasinya keciiil returnnya, awal2 malah rugi.  
  • Mendingan Asuransi Jiwa krn unitlink itu dananya juga disimpan di reksadana, tp yg kita dpt hanya sedikit dibanding beli sndiri.
  • Ada yg tanya unitlink mending diterusin/tutup? Coba dihitung lg unitlinknya. Untung mana..uangnya utk byr unitlink apa utk investasi? Utk invest..mending RD.
  • Jd unitlink diteruskan gak? Cukup mencekik setiap bulannya sih, @mrshananto jwb: Kata kunci "mencekik", terus knp masih beli?
  • @ochantiques: Unitlink Ditutup saja. Saya hilang 8 jt-an wkt itu drpd diterusin makin rugi besar.
 Btw angka2 perhitungan DaPend dll yg ditweet bukan diambil dr seminar tadi tp gambarannya kurang lebih sama. 
Kalo mau belajar ttg investasi, di forum @mommiesdaily LENGKAP! Ada investasi emas, reksadana, saham, KPR dll http://bit.ly/a5rVY0

ASURANSI
Asuransi yg penting? 
Asuransi kesehatan dan asuransi jiwa. 
"There's no such thing as asuransi pendidikan" (Indri: *slapping my face*)

  • Yg direkomen @mrshananto = asuransi term life/asuransi jiwa MURNI yg uang pertanggungannya tinggi, premi rendah. 
  • Asuransi BUKAN utk menghasilkan uang,tp hanya utk proteksi. Jd investasi utk dana pensiun/pendidikan, asuransi utk proteksi.
  • Asuransi jiwa dibutuhkan hanya saat kita msh di masa produktif, setelah itu harusnya kita udh ada dana pensiun. 
  • Coba cek asuransi kesehatan ditanggung brp perharinya utk rawat inap? 250 rb? kalo kita sakit pakai RS harga berapa? Jd asuransi bnyk yg angkanya ga matching, atau kita yg keenakan utk upgrade. Padahal ditanggungnya sih sedikit. 
  • Istri gaji 3 jt suami 15 jt? Berarti suami butuh asuransi Jiwa spy kalo terjadi apa2 istri & anak bs terus hidup dgn layak. 
  • Biaya hidup 10jt/bln berarti butuh asuransi jiwa yg UPnya 1.2 M (10 x 12 bln x 10 thn), premi kira2 3 jt pertahun. Asuransi jiwa ini nggak akan keluar UPnya kalo yg punya nggak meninggal. Jd uang akan hangus, tp ga papa, kan proteksi.
DANA DARURAT
  • Kalkulator Dana Darurat http://qmfinancial.com/content/view/175/70/ 
  • Utk anak 2 yg aman = 12 kali biaya hidup perbulan. Tapi memang susah ngumpulin dana darurat utk 12 bln, jadi jgn stress...yg penting dimulai sedikit2. 
  • Komponen dana darurat bisa 1-2 kali gaji cash/tabung trus sisanya di RD (Reksa Dana) pasar uang. Boleh di emas juga. Kalo incomenya stabil nggak mesti 12 kali. 6 kali udah aman. Sebaiknya dana darurat udah ada utk 1-2 bln trus baru investasi.
Indri's Note:
Terus terang gw jg baru sadar ama yang namanya ber-Investasi setelah mengenal Twitter, setelah abis follow @Safirsenduk (sorry nih *sambil lirik @mrshananto*).
Dan awal tahun 2010 sempet melakukan investigasi Reksadana di Dunia Maya & Rekan Kerja, sampai akhirnya di undang @Tweetgede (Hendra) di talk show-nya @mrshananto yang diadakan oleh PT Bahana, dalam rangka promosi Direct Trading (itu loh main saham sendiri di komputer sendiri pake software-nya Bahana, jd ga pake pialang). Dan @mrshananto sepanjang talk show nggak nyebut "There's no such thing as asuransi pendidikan" emang ga bahas asuransi juga siy... tp kalo sempet terlontar kan gw ga akan ambil Aspend deh :(.

Anyway gw kesitu bukan tertarik ama Direct Trading tp tertarik listening @mrshananto and dikenalin orang Reksadananya Bahana, dan dijelasinlah tetek bengek-nya Reksadana.
dan akhirnya dari hasil investigasi, gw mengambil kesimpulan bahwa RD yang gw mau adalah Reksadana Saham. dan udah diwanti2 bahwa Reksadana ini bukan investasi jangka pendek melainkan jangka panjang such 5 tahunan. 
Dan Manager Investasi pilihan gw antara PT Schroder Investment Management Indonesia, PT Fortis Investments, dan PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (karena sering masuk 5 besar). Dan beli RD-nya via Bank Mandiri karena di Lobby Ktr ada Mandiri jd tinggal koprol doank :D.

Web Bagus nih salah satu hasil investigasi tahun lalu : Panduan Berinvestasi Reksa Dana, Obligasi & Saham di Indonesia - Kilk INFOVESTA
 
Tapi entah kesambet apa beberapa bulan kemudian malah daftar Aspend Pr*udensial qeqeqeqeqe....pertamax karena yang nawarin my best friend di kantor, keduax gara2 emak2 dikantor pada punya AsPend (lataahhh yaaa...) dan sekarang baru menyeeesallll... secara abis itu ada yang bilang kalau pun mau bikin Asuransi Pendidikan cari broker yang punya perusahaan sekuritas juga such as Manulife. jd ambil untungnya nggak banyak dan biaya brokernya jg ga tinggi2 amat *kataanyaaa*.

dan akhirnya gw melirik EMAS hihihihi....EMAS yang gw maksud adalah Logam Mulia (LM) bukan Luna Maya or LuManyun yeee... dan Dinar.
perbandingannya gini aja deh, temen gw beli Dinar 2008an seharga 1 Dinar = 700rb sekarang harganya 1,5jt malah sebulan yll sempet 1,7jt. Emang siy pas th 2009-2010 emas itu hitsss banget sayang gw lom sadar investasi pada tahun 2008-2009. Gw beli emas pertama gw April 2010 LM 25 gr seharga 8,7jtan dan sekarang harganya 10,2jtan.

Trus gw jg mengembangkan Investasi Emas gw di 2 metode:
Kebun Emas-nya Rully dengan cara beli emas trus digadai-in dst. 
Baca di E-book ini "Jurus Cerdas Berkebun Emas"
dan Investasi Emas ala BSM (Bank Syariah Mandiri) misal dengan hanya modal 15% dari harga LM 100gr kita bisa memiliki keuntungan dari kenaikan emas LM 100gr. adi BSM patungan ama kita 85% (BSM) +15% (Kita) trus gadaikan LM/ Dinar kita ke BSM per 4bln selama min 1thn. BSM untungnya dari biaya titip gadai 1,3% - 1,5% dari harga dasar emas, dan kita untungnya 100% dari emas 100gr. Rata2 kenaikan emas selama 12th 32-35% diambil jeleknya aja cuman 30% lumayan kan. Tapi harga emas lg turun terus nih jd agak merinding jg ikutan yang BSM, enakan Njalanin Kebun Emas-nya Rully. 


But mo naek/ turun itu EMAS, nothing can stop me from buying emas laahh either mo di gadai-in kek mo di endepin di Deposit Box kek... pokoknya beliii aja kalo ada duit. Dan bagi yang ber-Agama Islam jangan lupa berZakat setelah Emas diatas 85gr. Semanggkaaa !!!

Cek harga EMAS di sini:
Harga Logam Mulia pilih 'Logam Mulia Gold Bar Price'

Jadi planning gw buat Raka:
Playgroup : Uang Hadiah dr ktr krn jd KarTep 10th
TK : LM 10gr + Tabungan
SD : LM 25 gr + Tabungan (jika perlu)
SMP & SMA : Pake RD aja kali ya?
Kuliah : Pake AsPend Pr*densial (itu jg kalo belum gw tutup :D), cita2 pake RD
ini baru Raka doank yaaa, kalo gw punya anak lagi gimana kabar? *menghela napas panjaangg*

Others Plan:
Asuransi Jiwa Me & My Hubby
pilihannya Antara Allianz & Manulife.
kalo Allianz nih dah byk yang ngomong neh Bokap, Nana temen Kuliah dan Amel mommy-nya Tanaya dll.

Asuransi kesehatan, kayaknya belum perlu, karena kantor gw meng-cover gw, anak & suami 100% kecuali untuk perawatan gigi yang mahal2 & kacamata/ frame. Alhamdullilah :) Gosipnya akhir 2011 fasilitas mo dipakein Asuransi dan pake limit, semoga ngga jadi *berdoa komat-kamit*

Dana Pensiun, dah ambil DPLK dari sejak pertama masuk kerja ambil DPLK BNI. dan ada juga Jamsostek (dari ktr) walau return-nya sumpah kecil bangettt... :p
  
Anyway gw pernah nabung untuk short term di amplop
jadi beli 1 dus amplop, dan tiap hari isi dengan uang kertas min. 10rb.
kalo udah penuh baru itung dan gunakan uangnya atau di tabung.

Dan sekarang gw mencoba hal lain yang lain yg lebih konvensional hihihihi...
Celengaann CARS qiqiqiqi ngambil stikernya Raka gw tempel ke toples nganggur...
pasti @mrshananto bakal nanya #tujuanloapa: its My Weekend Gateway wohoooo....


Ok deee... sekian ocehan gw tentang Investasi :D
 

2 comments:

amel sugeng said...

nice post Ndri.. mari kita pengsan berjamaah hehehe nggak ding semangaaat... eh lo suskes main saham di bahana? info dunks :)

Indri said...

@Amel: gw ga maenan saham di Bahana mel, sempet minat beli RD kebetulan elmu-nya dapet dr temen di Bahana. tp lupa knp tau2 ga jd beli. skrg gw jd berminat beli lg nih RD Saham nunggu cash flow beres baru beli :) Semangkaaaaa !!!